Women Lead Pendidikan Seks
August 15, 2022

Filter Dysmorphia: Buah Simalakama atau Kemajuan yang Perlu Diterima?

Gagasan #CantikItuBeragam makin populer dibantu teknologi. Tapi, sejauh mana sebenarnya teknologi telah mengubah standar kecantikan kita?

by Magdalene
Multimedia // Data Journalism
Share:

Seberapa sering kamu memakai filter? Seberapa besar pengaruhnya pada ‘insecurity’-mu? Juni lalu kami sempat menggelar survei yang menemukan 35,5 persen responden sesekali menggunakan filter kecantikan sebelum mengunggah foto mereka.
Alasan terbesarnya, karena tidak percaya diri. Di level tertentu, bahkan bisa bikin pemakainya membenci atau tidak nyaman dengan fitur muka sendiri. Temuan kami, ternyata gak sedikit yang sampai pergi ke dokter bedah estetika dan minta mukanya diubah sesuai filter di aplikasi.
Semuanya gak terlepas dari standar kecantikan yang ada. Dalam laporan Beauty and Technology Series ini, kami akan mengupas standar kecantikan kita dan irisannya dengan teknologi.
Di laporan pertama ini, kami mengupas persoalan dismorfia tubuh yang dipopulerkan media sosial. Apa itu filter dysmorphia? Apa dampaknya? Simak sampai habis ya~

MAGDALENE is an online publication that offers fresh perspectives beyond the typical gender and cultural confines. We channel the voices of feminists, pluralists and progressives, or just those who are not afraid to be different, regardless of their genders, colors, or sexual preferences. We aim to engage, not alienate.