Women Lead Pendidikan Seks
February 17, 2021

Kenali 8 Perilaku Toksik Berkedok Sikap Romantis

Pacar kamu mulai mengatur-atur pakaian kamu? Memeriksa chat-chat di hand phone kamu? Wah itu sih sudah tanda-tanda hubungan toksik. Kenali lebih lanjut tanda-tandanya dan bagaimana keluar dari hubungan ini.

by Jonesy
Lifestyle
Share:

Jika melihat penggambaran orang-orang yang berpacaran di televisi, film, maupun novel, rasanya kita ingin sekali punya hubungan romantis seperti itu. Pacar yang perhatian dan romantis, selalu mengingatkan kita kalau belum makan, membelikan kita hadiah, wah rasanya relationship goals banget. Tapi kalau kita amati lagi, ada beberapa sikap yang kelihatannya romantis tapi sebetulnya masuk dalam kategori hubungan toksik loh. 

Pengertian Hubungan Toksik dalam Pacaran

Hubungan toksik alias toxic relationship sudah seperti jadi buzzword alias pembicaraan ramai di internet. Tapi apa sih yang dimaksud dengan hubungan toksik atau toxic relationship ini? Hubungan toksik adalah hubungan di mana salah satu pihak memiliki kuasa yang lebih besar terhadap pihak lainnya dan mendominasi dalam hubungan tersebut. 

Hal ini membuat pihak lain tidak berdaya dan terkadang membuat mereka kehilangan kepercayaan diri bahkan sampai mengalami gangguan kesehatan mental. Tidak hanya itu, hubungan toksik itu sebenarnya enggak cuma perilaku kasar secara fisik, tapi bentuknya bisa sangat beragam, mulai dari psikis dan ekonomi, hingga kekerasan seksual

Terkadang korban sendiri tidak menyadari bahwa dirinya sudah terjebak dalam hubungan toksik, sebab bentuk kekerasannya itu sangat halus, dan sering kali dinormalisasi di dalam masyarakat. Mungkin kamu sendiri pernah mendengar kalimat berikut:

“Aku melakukan ini karena aku sayang banget sama kamu. Aku pengen melindungi kamu.”

“Nanti juga dia berubah, ya namanya juga manusia tempatnya salah”

Padahal perilakunya sudah super posesif dan mengganggu. Duh, pokoknya kamu perlu hati-hati, deh. Sayangnya, perilaku-perilaku yang sekilas romantis tapi toksik ini juga banyak banget dilanggengkan dalam lagu-lagu populer. 

Perilaku toksik ini enggak cuma dilakukan sama laki-laki saja, perempuan pun juga bisa menjadi pelaku dalam hubungan toksik. Maka dari itu, agar kamu enggak terjebak dalam hubungan toksik, berikut beberapa perilaku yang kelihatannya unyu dan romantis padahal toksik banget.  

Baca Juga: Dari Bucin Jadi Hubungan Toksik: Kenali Tanda-tandanya

1. Mengatur Cara Berpakaian Kita

Suatu hari kamu berdua janjian kencan ke sebuah tempat, dan kamu senang banget karena ini pertama kalinya kalian jalan berdua. Kamu pun berusaha untuk tampil menarik agar pacarmu senang dan bangga dengan penampilanmu. Eh tiba-tiba, sudah dandan super kece, pacarmu malah bilang:

“Rok kamu kependekan, deh. Nanti banyak cowok yang jelalatan loh. Ganti ya.” 

Mungkin kamu merasa, wow, dia super perhatian banget dengan hal-hal kecil, dan itu romantis banget. Tapi hati-hati, karena itu sudah masuk tanda-tanda bahaya hubungan toksik. Ketika pacar kamu mulai mengatur bagaimana kamu harus mengekspresikan dirimu, dia sudah membatasi diri kamu. Awalnya memang hal-hal kecil, tapi lama-lama dia akan mengatur bagaimana kamu bersikap, hingga bergaul. Pokoknya apa pun itu untuk membatasi kamu untuk mengekspresikan dirimu. 

2. Bersikap Posesif dan Cemburuan Banget 

“Sayang, itu kamu IG story sama siapa?”

“Sayang, kok kamu foto sama teman cowok dan dandanannya menor banget. Genit banget kamu.”

“Sayang, kamu kenapa sih sering banget sama temanmu yang cowok itu?”

Kamu pernah dengar pertanyaan-pertanyaan di atas? Hati-hati, ini sudah masuk tanda hubungan kamu sudah mulai toksik. Bersikap posesif sekilas terlihat unyu dan romantis apalagi kalau digambarkan di film-film sama serial drama. 

Baca Juga: Kenali Hubungan Toksik, Dampaknya Bisa Ciutkan Kepercayaan Diri

Padahal, perilaku seperti ini tidak baik. Apalagi jika dia cemburunya sudah mulai keterlaluan dan membatasi kamu untuk bergaul dengan temanmu. Idih, memangnya situ siapa? Kamu perlu ingat bahwa kamu berhak untuk bergaul dengan siapa saja, dan tidak ada yang berhak membatasi kamu.   

3. Meminta Kata Sandi Akun Media Sosial Kita, Hati-hati Hubungan Toksik

Pacarmu pernah meminta atau saling tukar kata sandi akun media sosial agar dia dan kamu saling memantau? Duh, jangan deh, itu bahaya banget! Selain merupakan aset data pribadi, akun media sosial merupakan bagian dari privasi kita.

Jika pacarmu tahu password alias kata sandi akun media sosial bahkan e-mailmu, di kemudian hari dia bisa saja memanfaatkan akun-akun tersebut untuk kepentingan jahat, atau malah dijadikan alat untuk mengancam kamu. Pokoknya dilarang memberikan akses akun media sosial pada siapa pun, termasuk pacar.

4. Hubungan Toksik itu Kalau Dia Memaksa untuk Memeriksa Chat-chat Kita 

Bulan lalu, tiba-tiba viral video Tik-tok yang memperlihatkan pasangan yang sedang berada di mobil dan sedikit beradu argumen. Sang laki-laki meminta untuk melihat chat-chat di ponsel sang perempuan dan sang perempuan mengiyakan permintaan tersebut. 

Baca Juga: 7 Cara Keluar dari Relasi Toksik di Masa Pandemi

Nah, seperti akun media sosial, chat-chat tersebut juga merupakan privasi kita. Pokoknya pacarmu itu enak berhak mengotak-atik ponselmu walaupun kamu sudah mengizinkannya. Kalau dia mulai meminta untuk melihat chat-mu, kamu berhak menolak hal tersebut. 

5. Selalu Bertanya dan Mengecek Kamu Sedang Bersama Siapa atau Sedang Apa

Pacar kamu sering chat dan bertanya kamu sedang di mana dan bersama siapa? Terlihat romantis sih dan perhatian enggak sih? Tapi ya seharusnya enggak setiap saat juga ya melakukan hal itu. Alih-alih romantis, pacarmu malah bersikap super mengganggu dan tidak menghormati privasimu. 

Boleh saja bertanya sedang apa dan di mana, tapi ya hormati juga aktivitas pasanganmu. Siapa tahu pasanganmu juga sedang ingin sendiri. 

6. Mengancam Kamu Kalau Permintaannya Tidak Kamu Turuti

“Kalau kamu putusin aku, aku bakal sebarin foto kita lagi tidur bareng!”

“Kalau kamu enggak dengerin aku, kamu itu blablabla...”

Pacarmu pernah mengancam bunuh diri ketika kamu minta putus? Atau mengancam akan menyebarkan foto intim kamu ke publik? Duh itu red flag banget! Kalau kamu mengalami hal ini, langsung beri tahu temanmu atau mencari bantuan agar kamu bisa ditolong secepatnya. 

7. Melarang Kamu Beraktivitas dengan Alasan biar Kamu Tidak Capek

“Kamu jangan basket sering-sering, nanti gampang capek.”

“Kurang-kurangin lah aktivitas di BEM, nanti kuliah gak beres.”

Dengan alasan sayang, perhatian, dan takut kecapekan, pasanganmu  meminta kamu untuk mengurangi aktivitas. Padahal kamu sendiri mampu membagi waktu dan energi, dan sehat-sehat saja. Larangan-larangan ini memang kelihatannya bentuk sayang dan perhatian, tapi kalau sampai membatasi aktivitas, itu mah namanya posesif. Kalau sayang, kamu harus dukung pacarmu beraktivitas, dan mengingatkannya jangan lupa istirahat, bukan membatasi gerak-geriknya. 

Baca Juga: Ingin hubungan LDR-mu Bisa Lancar? Lakukan Hal-hal ini

8. Meminta Kamu Membiayai Kebutuhannya

Ini big no-no banget ya. Baru juga pacaran, masa sudah minta bayarin ini itu? Kalau sudah minta dibiayain,  pacarmu malah menjadi benalu yang memberatkan kamu. Ketika sudah menikah pun seharusnya juga biaya hidup ditanggung berdua dan saling membantu, bukan berat di salah satu. 

Bisakah Hubungan Toksik Diperbaiki?

Ada yang sering bertanya apakah hubungan toksik bisa diperbaiki? Jawabannya ya bisa-bisa saja tetapi yang perlu kamu ingat, bukan kewajiban kamu untuk memperbaiki pasanganmu, tetapi itu adalah tanggung jawab dirinya sendiri sebagai manusia dewasa. Jika pacarmu tidak memiliki niat untuk berubah dan mendiskusikan hubungan yang lebih setara, lebih baik bye bye bye.