Women Lead Pendidikan Seks
May 18, 2021

6 Alasan Kenapa Hong Cha Young dan Vincenzo adalah Power Couple 2021

Gemas dengan dinamika hubungan Hong Cha Young dan Vincenzo Cassano dalam drakor ‘Vincenzo’? Simak alasan mengapa mereka adalah power couple 2021.

by Jonesy
Culture // Korean Wave
Hong Cha Young dan Vincenzo
Share:

Semua episode drama Korea Vincenzo tayang, tapi banyak yang tidak bisa move on, terutama dengan akhir yang bittersweet dan sedikit menggantung. Banyak dari kita juga gemas dengan interaksi dan hubungan Hong Cha Young dan Vincenzo Cassano, dua karakter utama dalam serial drakor tersebut. 

Berbeda dengan serial televisi Barat pada umumnya, yang mudah memperlihatkan hubungan romantis secara fisik dan cepat, romansa di drama Korea biasanya slow burn alias lama panas. Tidak terkecuali dalam Vincenzo. Romantika hubungan Cha Young dan Vincenzo digambarkan tipis-tipis, dengan kode-kode dengan gestur-gestur kecil serta klimaks adegan ciuman yang baru ada di episode 13. That’s it. Kisseu saja, tidak lebih.

Baca Juga: Drama Korea Terbaik Song Joong-ki dan Ok Taecyeon Sebelum ‘Vincenzo’

Meski lama panas dan terbilang syar’i, Hong Cha Young dan Vincenzo pantas disebut sebagai power couple 2021. No debat. 

Power Couple Drama Korea 2021 

Memangnya power couple itu apa, sih? Secara sederhana power couple adalah pasangan yang satu sama lain memuji kekuatan serta mendukung kemandirian satu sama lain. Mereka bersatu dalam suatu hubungan untuk saling memberdayakan dan menjadi kekuatan yang solid.

Dalam hal Hong Cha Young dan Vincenzo, walaupun di awal cerita mereka terlihat berseberangan dan saling sebal, tetapi kesamaan tujuan, tingkat intelegensia, kepribadian, dan rasa humor membuat mereka semakin dekat. 

Masih belum percaya kalau mereka masuk kategori power couple? Berikut ini beberapa alasan mengapa Hong Cha Young dan Vincenzo adalah power couple 2021.

Mereka Berdua Saling Menguatkan 

Walaupun terlihat acuh tak acuh, sebetulnya Hong Cha Young dan Vincenzo peduli terhadap satu sama. Ini terlihat ucapan dan gestur saling mendukung, menyediakan bahu saat orang tua masing-masing dibunuh, sampai yang ngeri-ngeri sedap (namanya juga film mafia) yakni membunuh para monster korporat nan jahat.

Baca Juga: 12 Drama Korea Romantis untuk Mengisi Waktu Senggang

Bagaimana Vincenzo membalaskan dendam pembunuhan ayah Cha Young dengan memanfaatkan dua pembunuh bayaran sebagai intel, tapi dia kemudian berjanji akan “membuang” keduanya saat mereka sudah tidak berguna lagi. 

Hong Cha Young dan Vincenzo Mengutamakan Kerja Sama Tim 

Setelah memutuskan bekerja sama untuk meruntuhkan korporasi jahat, Babel Group, Hong Cha Young dan Vincenzo jarang bergerak sendirian. Mereka selalu merencanakan langkah mereka secara teliti dan hati-hati, kemudian bergerak bersama dengan strategis, entah berdua saja atau dibantu tim Cassano Geumga Family.

Ketika yang satu berhasil, yang lain dengan bangga berbicara tentang pencapaian dan tujuan pasangannya. Sungguh #relationshipgoals sekali.

Tanpa Satu Sama Lain Mereka Tetap Individu yang Kuat dan Mandiri

Spoiler warning.

Sebelum memutuskan untuk bersatu padu melawan kebatilan, baik Hong Cha Young maupun Vincenzo sudah merupakan pribadi dan karakter yang kuat. Mereka bisa menyelesaikan tantangan yang dihadapi tanpa bantuan satu sama lain. Meski selalu dibantu Vincenzo, saat pengacara mafia itu harus kabur dari Korea, Hong Cha Young malah semakin bersinar, menjadi pengacara super keren dan sukses, memenangkan kasus pemerkosaan yang menimpa ibu Vincenzo. 

Baca Juga: Drakor ‘Mr. Queen’, Aset Negara dan Bentuk ‘Soft Power’ Korea Selatan

Tanpa adanya Vincenzo pun, Cha Young juga tetap bisa memimpin warga Geumga melawan orang-orang yang mau mengacak-acak Plaza Geumga.  Hong Cha Young dikenal bukan karena kekuatan Vincenzo, tetapi ia dikenal sebab kemampuannya sendiri. Namun, pada saat bersamaan Hong Cha Young dan Vincenzo membentuk tim yang super solid (dengan wajah dan kulit yang glowing). 

Hong Cha Young dan Vincenzo Menjaga Satu Sama Lain

Dari episode pertama sampai akhir, keduanya berupaya agar tidak ada yang terluka apalagi mati. Sudah cukup mereka kehilangan orang-orang tercinta dalam menjatuhkan Babel Group, jangan sampai keduanya pun mati sia-sia.

Walaupun seorang mafia perkasa yang tak terkalahkan, Vincenzo menghormati kecerdasan dan keputusan-keputusan yang diambil oleh Cha Young. Jika Cha Young ingin melakukan hal yang berbahaya, Vin akan memberikan tanggapan serta masukan risiko-risiko apa saja yang bakal dihadapi oleh Cha Young, begitu pula sebaliknya. 

Baca Juga: ‘Because This Is My First Life’ Soroti Ragam Perjuangan Perempuan Kelas Menengah

Mereka berdua paham bahwa keduanya adalah individu yang kuat dan independen, yang melindungi satu sama lain. 

Meski Sebuah Tim yang Solid, Mereka Memberi Ruang untuk Diri Sendiri 

Tidak ada lagi yang meragukan kemampuan kerja sama tim antara Vincenzo dan Hong Cha Young. Power couple ini membuktikannya dalam tiap aksi dan strategi seru ketika melawan Babel. Meski sering tampil dan pergi berdua, tetap ada ruang-ruang buat mereka menyendiri.

Baca Juga: Drakor ‘Cheat on Me if You Can’, Janji Setia Berujung Ancaman Kematian

Power couple bukan hanya bekerja sama, mereka didefinisikan juga dengan perkembangan individu dalam bidangnya masing-masing. 

Hong Cha Young dan Vincenzo Menghormati Satu Sama Lain

Baik Vincenzo dan Hong Cha Young  selalu menghormati satu sama lain. Sering kali dalam realitas, laki-laki dalam dunia kerja suka merendahkan kolega perempuannya hanya karena gendernya. Tentu saja Vincenzo tidak seperti rekan kerja laki-laki kamu yang super menyebalkan di kantor.

Baca Juga: Drama Korea ‘Navillera’ dan Mengejar Mimpi Saat Lanjut Usia

Meski dia (dark) hero, anggota mafia nan jagoan lagi pula pintar, Vincenzo selalu menganggap Cha Young sebagai rekan setara dan jika ia butuh tanggapan, ia tidak malu bertanya pendapat Cha Young. Ia juga tidak segan membawakan tas Cha Young atau menjalankan rencananya meski itu mengganggu rasa “maskulinitasnya”, seperti menjadi dukun feminin atau berakting menjadi seorang gay.  

Power couple memang memiliki rasa hormat yang tinggi terhadap satu sama lain, dan tetap mendukung ketika pasangan tidak di samping mereka atau saat keduanya dalam kondisi-kondisi sulit.