Women Lead Pendidikan Seks
October 12, 2021

5 Drakor yang Bongkar Isu-isu Penting Institusi Kepolisian

isu soal kinerja polisi ternyata juga digambarkan dalam beberapa drama Korea ini, yuk simak selengkapnya.

by Jonesy
Culture // Korean Wave
Drakor Misteri Thriller
Share:

Minggu lalu, tagar #percumalaporpolisi viral setelah Project Multatuli mengangkat cerita tentang pemerkosaan tiga orang anak di bawah umur oleh ayahnya yang seorang aparatur sipil negara (ASN). Sang ibu sudah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian, tapi belakangan proses penyelidikan disetop dengan alasan minim bukti.

Artikel tersebut kemudian viral, dan sebagian besar warga di Twitter ikut murka. Setelah itu, muncul tagar #percumalapor polisi, dengan beragam cerita pengalaman masyarakat berurusan dengan polisi, mulai dari kemalingan dan seterusnya. Namun, alih-alih mendapat bantuan, sang polisi malah berkata, “Kalau enggak ada bukti, susah, Bu.” Kenapa jadi korban yang harus repot cari solusi?

Ketika membaca pengalaman-pengalaman dalam tagar ini, saya semakin kesal dengan pihak yang seringkali cuap-cuap soal keadilan, padahal faktanya bisa sangat berbeda di lapangan. Untuk mengobati rasa kesal, biasanya saya menonton serial drama Korea (drakor) dengan tema misteri atau thriller, khususnya drakor favorit serial detektif.

Menariknya, serial drakor yang saya tonton tak melulu memotret lembaga penegak hukum sebagai pihak baiknya. Hal ini, bertolak belakang dengan serial drama kriminal dan misteri buatan Amerika, yang  sering kali memotret lembaga kepolisian dengan teropong super positif padahal bobrok di dunia nyata. 

Baca Juga: Drakor ‘Mr. Queen’, Aset Negara dan Bentuk ‘Soft Power’ Korea Selatan

Drakor favorit yang saya tonton, menelanjangi borok-borok institusi kepolisian. Semisal, korupsi, birokrat yang tak memihak korban, dan sebagainya. Di antara kekacauan itu, ada beberapa karakter polisi yang mencoba mencari keadilan dengan caranya sendiri. 

Memang cara mereka tak selalu berhasil, atau di beberapa kesempatan rasanya jalan yang mereka tempuh sudah buntu sekali. Namun, mereka tetap tak kehabisan akal. Ketika menonton drakor detektif dengan cerita seperti ini, terkadang membuat saya iri, kapan, sih lembaga kepolisian ini mulai berbenah dan memihak kepada masyarakat yang rentan, terutama korban kekerasan seksual

Dari berbagai drakor favorit yang saya tonton, saya jadi paham kalau permasalahan terkait dengan kepolisian ternyata mirip-mirip di berbagai negara. Berikut ini beberapa drakor favorit saya, yang menggambarkan berbagai isu dalam lembaga kepolisian di Korea Selatan, di mana sebagian isunya juga dekat dengan kita. 

Drakor Favorit Saya yang Pertama: Beyond Evil (2020)

Beyond Evil adalah salah satu drakor favorit bertema kriminal dan misteri yang menurut saya menarik untuk kita tonton. Dalam drakor misteri ini, digambarkan secara gamblang, bagaimana aparat kepolisian terkadang memakai kekerasan untuk menginterogasi terduga pelaku, dan memaksanya untuk mengaku, padahal orang tersebut tak melakukan apa-apa. 

Baca juga: 8 Drama Korea Terbaik dengan Rating Tinggi yang Wajib Ditonton

Hal ini yang dialami oleh Lee Dong Sik, yang masa muda serta keluarganya hancur, karena tuduhan salah sasaran dari pihak kepolisian. Ia dituduh sebagai pelaku pembunuhan dari adik perempuannya dan salah seorang perempuan di kotanya. Akibatnya, banyak penduduk kota yang memandang negatif Dong sik. 

Terlepas dari tuduhan dan pandangan negatif itu, Dong Sik tetap bertekad untuk mencari pelaku pembunuhan berantai adiknya, dengan cara apapun. Tidak hanya isu salah tangkap, Beyond Evil juga menceritakan polisi-polisi yang menggunakan segala cara agar ia dapat memperkaya dirinya dan naik jabatan setinggi-tingginya, termasuk dengan cara menutup-nutupi kasus yang seharusnya dapat terselesaikan dengan mudah. 

Mad Dog (2019) Jadi Drakor Favorit Saya karena Plot Cerita yang Menarik

Sejujurnya, saya sangat kagum dengan industri drakor yang tak pernah kehabisan ide untuk membuat plot cerita menarik. Kali ini, saya menemukan drakor favorit yang membahas soal modus-modus penipuan asuransi berjudul Mad Dog. 

Choi Kang-Woo adalah mantan penyidik dalam kasus-kasus asuransi di kepolisian. Akibat satu dua hal, ia memutuskan untuk berhenti menjadi penyidik di kepolisian dan membuat lembaga independen yang memiliki misi untuk menangkap para penipu asuransi. Lembaga tersebut bernama Mad Dog, dan cara-cara mereka untuk menangkap para penipu ini, sering kali tidak diterima oleh pihak kepolisian, karena melanggar beragam prosedur. 

Ia pun bertemu dengan Kim Min Joon, mantan penipu ulung yang memiliki tujuan yang sama dengan Choi Kang Woo. 

Baca Juga: Racun Mitos Kisah Cinta Fantasi dalam Drama Korea

Dari drakor favorit ini, saya jadi berpikir, terkadang birokrasi dalam penyelidikan malah menjadi celah para penjahat untuk menghindari hukum. Pun, membuat beberapa anggota polisi yang memang niatnya bekerja menangkap penjahat, jadi susah untuk bergerak. Oleh sebabnya, muncul orang-orang, seperti Choi Kang Woo yang menggunakan berbagai cara untuk menangkap penjahat ini. 

The Guest (2018)

The Guest ini salah satu drakor horor yang super menarik menurut saya, sebab tak hanya hantunya yang tidak terlihat, di sini hantu adalah biang kerok dari berbagai pembunuhan berantai yang terjadi di sebuah kota kecil. Insiden pembunuhan berantai tersebut akhirnya membawa tiga orang karakter dengan latar belakang berbeda, Yoon Hwa Pyung, Choi Yoong, dan Kang Kil Young, untuk mengupas misteri kasus tersebut. 

Enggak hanya bikin bulu kuduk bergidik, lagi-lagi kita disuguhkan dengan permasalahan soal pihak kepolisian yang sering kali harus berpihak dengan orang-orang berduit dan memiliki kekuasaan, untuk menghentikan sebuah kasus, karena dijanjikan posisi yang lebih tinggi atau uang tutup mulut. 

Doctor Prisoner (2019)

Kamu mungkin familier dengan kasus-kasus pelaku kejahatan yang tiba-tiba jatuh sakit dan akhirnya masuk rumah sakit? Oh, sebentar, kamu ingat kasus Setya Novanto yang waktu itu pura-pura sakit dengan berbagai “alat medis” yang melekat ke tubuh, padahal dia cuma sedang menghindari proses peradilan saja. 

Isu ini ternyata diangkat oleh drakor favorit berjudul Doctor Prisoner. Serial drama crime & mystery ini bercerita tentang ahli bedah bernama Na Yi Je yang diperankan oleh Namkoong Min, yang sangat berbakat dan baik hati. Akan tetapi, suatu hari ia dijebak oleh seseorang dan membuat dirinya harus ditangkap oleh aparat penegak hukum. Akibat dari kejadian itu, hidup Na Yi Je berantakan, dan ibunya harus kehilangan nyawa. Ia pun bertekad untuk membalaskan dendamnya dengan menjadi seorang dokter di penjara, yang membuatkan “surat sakit” untuk pelaku kejahatan yang berduit. 

Stranger (2017)

Walaupun awalnya drama Korea ini agak membosankan, bagi saya, Stranger dengan apik memperlihatkan bagaimana konflik kepentingan antara pihak lembaga kepolisian dan pihak kejaksaan dalam menyelesaikan sebuah kasus.

Baca Juga: 7 Drama Korea Layak Tonton Buat Kamu yang Skeptis

Stranger mengisahkan tentang dua orang dengan latar belakang berbeda, Hwang Si Mok, seorang Jaksa, dan Han Yeo Jin seorang polisi. Keduanya sangat bertolak belakang, dan terkadang jabatan mereka kesulitan untuk mempercayai satu sama lain. Dalam ceritanya, mereka berdua bekerja sama untuk menguak kasus pembunuhan yang ternyata membawa nama-nama penting dari kedua lembaga ini.