Women Lead Pendidikan Seks
September 17, 2021

6 Rekomendasi Dorama Jepang Menarik Sepanjang Masa

Jepang tak hanya terkenal karena anime dan manga saja, tapi juga serial drama (dorama)

by Jonesy
Lifestyle
Share:

Jepang tak hanya terkenal karena anime dan manga saja, tapi juga serial drama (dorama). Pertemuan perdana saya pada dorama terjadi saat kecil. Waktu itu tante mengenalkan saya pada dorama Oshin, yang menceritakan perjalanan perempuan bertahan hidup menghadapi perubahan zaman.

Dorama Jepang ini sangat melekat dengan tante serta nenek saya, bahkan mereka berkata ini drama paling mengharukan. Saya belum pernah menontonnya, tetapi menarik juga ya saat kita menemukan sebuah drama yang membekas banget. Ketika saya beranjak SMP, saya pun akhirnya menemukan dorama Jepang yang melekat di hati, yakni Hanazakari no Kimitachi E, yang diadaptasi dari manga shoujo favorit saya. 

Dorama ini merupakan drama komedi romantis, dan jujur baru kali itu saya bisa tertawa lepas dari episode pertama sampai serial itu selesai. Ceritanya ringan, menghibur, dan memang cocok banget untuk melepas penat setelah bekerja atau sekolah. Mengingat kenangan menonton dorama tersebut, saya jadi tertarik untuk kembali menjelajah dorama-dorama Jepang lainnya, dan berikut ini adalah rekomendasi saya untuk dorama Jepang favorit saya yang patut masuk ke daftar tonton kamu.

Kotaro Lives Alone (2021)

Kamu mungkin baru merasakan hidup sendiri ketika harus berkuliah  di luar kota, tetapi, apa jadinya jika kamu sudah merasakan hidup sendiri sejak usia dini, seperti yang dialami Kotaro Sato?

Baca juga: 7 Drama Korea Layak Tonton Buat Kamu yang Skeptis

Dorama Jepang Kotaro Lives Alone merupakan cerita keseharian dari anak berumur 5 tahun bernama Kotaro yang baru saja pindah ke kompleks apartemen yang melarang anak-anak tinggal di sana. Hal ini membuat salah seorang tetangga Kotaro, Shin Karino yang berprofesi sebagai mangaka, bingung saat Kotaro mengetuk pintunya dan mengatakan ia tinggal sendirian di apartemennya. Mulanya, Shin agak terganggu dengan kehadiran Kotaro, tetapi hari demi hari, Shin malah semakin dekat dengan Kotaro, begitu juga dengan tetangga apartemen Kotaro yang lain.  

Alice in Borderland (2020)

Apa jadinya jika kamu tiba-tiba harus masuk ke dalam gim hidup dan mati, yang kalau kalah hidupmu yang bakal jadi taruhannya. Nah, inilah yang dirasakan oleh, Ryohei Arisu seorang anak muda pengangguran yang awalnya memiliki hidup yang biasa-biasa saja dan tidak bahagia. 

Suatu hari, sebuah cahaya misterius tiba-tiba muncul dan membuat semua manusia yang berada di kota Tokyo menghilang, dan hanya menyisakan Ryohei dan dua temannya. Mereka bertiga pun menyadari bahwa mereka menjadi bagian dari sebuah game berbahaya untuk mempertahankan hidup mereka. 

Dorama BL Jepang What Did You Eat Yesterday (2019)

Dorama Jepang ini merupakan salah satu favorit saya, yang  tahun lalu tidak sengaja saya tonton. Tidak seperti drama boys love pada umumnya, yang sebagian besar mengglorifikasi hubungan toksik pasangan gay, Kinou Nani Tabeta ini sangat hangat dan reflektif. 

Bercerita tentang keseharian pasangan gay berusia 40-an, Kakei Shiro yang bekerja sebagai pengacara dan kekasihnya, Yabuki Kenji, hair stylist. Keduanya memiliki sifat yang sangat berbeda, Kakei agak kaku, sedangkan Kenji lebih supel. Mereka memiliki rutinitas sebelum pergi dan pulang bekerja, yaitu memasak untuk satu sama lain.

Dorama ini dengan apik menggambarkan bahwa pekerjaan domestik itu tidak kenal gender, dan semua orang mesti bisa melakukannya. Dorama ini juga mendobrak stereotip  drama-drama BL pada umumnya, yang lebih sering memperlihatkan hubungan percintaan pasangan muda, dan menyuguhkan perspektif lain dari hubungan pasangan gay yang lebih tua. 

 Dorama Jepang Tentang Pengacara Perempuan Legal V (2018)

Aktor Jepang Ryoko Yonekura mungkin salah satu aktor yang mengalami typecasting (aktor yang selalu diberikan peran-peran atau karakter yang spesifik, atau selalu mendapatkan karakter yang memiliki sifat-sifat yang sama).

Baca juga: 5 Drakor dengan Karakter Perempuan yang Anti-Stereotip

Dalam Legal V, Yonekura berperan sebagai Shoko Takanashi, pengacara yang izin pengacaranya tengah dicabut, dan dilarang untuk bekerja sebagai pengacara. Ia tidak tinggal diam, dan akhirnya mendekati seorang profesor hukum, dan membujuk profesor untuk membuat firma hukum bersama. 

Shoko Takanashi memiliki sifat yang mirip dengan karakter Michiko Daimon dalam Doctor X, memiliki karakter yang kuat, jenius, aneh, dan suka membangkang. Di luar kritik  soal typecasting ini, secara keseluruhan Legal V tetap menarik untuk ditonton, karena masalah-masalah yang diangkat sangat dekat di sekitar kita. 

Dorama Jepang Sherlock Holmes Versi Perempuan Miss Sherlock  (2018)

Ketika membaca kabar bunuh diri aktor Yuko Takeuchi, pemeran Sherlock dalam dorama Miss Sherlock, saya patah hati. Pasalnya, Yuko merupakan aktor yang sangat brilian, dan saya menyukai aktingnya dalam tiap dorama yang ia mainkan, termasuk dalam Miss Sherlock. 

Miss Sherlock merupakan adaptasi versi Jepang dari serial detektif Sherlock Holmes. Bedanya, dorama ini menampilkan Sherlock Holmes dan John Watson dalam karakter perempuan. Seperti karakter Sherlock pada umumnya, Sherlock versi Yuko Takeuchi juga memiliki karakter yang aneh dan anti sosial. Ia dibantu oleh Wato Tachibana, ahli bedah jenius, yang mesti berhenti sementara dari pekerjaannya karena beberapa alasan. Keduanya sehari-hari mengupas berbagai kasus yang muncul di sekitar mereka, tak jarang itu membuat mereka bersinggungan dengan kelompok kriminal berbahaya.

Hanazakari no Kimi Tachi E (2007)

Diadaptasi dari manga shoujo populer dengan judul serupa, Hanazakari no Kimitachi E berkisah tentang remaja perempuan SMA yang harus menyamar jadi laki-laki. Tujuannya agar bisa masuk ke sekolah khusus laki-laki, untuk mendukung atlet laki-laki favoritnya. 

Baca juga: Jepang Belum Jadi Tempat Aman untuk Perempuan

Ashiya Mizuki harus jauh-jauh datang dari Amerika dan pindah ke Osaka Gakuen, untuk bertemu dengan Sano Izumi, atlet lompat tinggi, yang menyelamatkannya dari kejaran penjahat. Akibat insiden itu, kaki Sano terluka, dan ia memutuskan untuk mundur dari lompat tinggi. 

Ashiya tidak ingin Sano mundur, sehingga ia memutuskan untuk mendukung lelaki itu habis-habisan. Dimulailah petualangan Ashiya di asrama laki-laki OSaka Gakuen, dengan beragam karakter laki-laki unik dan aneh di sana.